anak usia 13 tahun dari Jerman ini luar biasa, bisa mengkoreksi hasil perhitungan NASA tentang probabiliti tabrakan sebuah komet atau asteroid dengan Bumi kita pada tahun 2029 nanti. Si bocah ini menghitung, kemungkinan tabrakannya 1: 450 , sementara NASA menghitung kemungkinannya 1: 45.000, dan European Space Agency (ESA) mengatakan pernyataan anak kecil ini yang benar



Berlin - Seorang siswa Jerman berusia 13 tahun punya pendapat sendiri mengenai asteroid yang menabrak bumi. Pernyataan Nico Marquardt ini mengkoreksi perkiraan NASA.

Nico Marquardt menggunakan temuan teleskopis dari Institute of Astrophysics in Potsdam (AIP) yang memperhitungkan 1 dari 450 kesempatan asteroid Apophis akan menabrak bumi. Hal ini seperti dikutip dari AFP, Kamis (16/4/2008).

NASA awalnya menaksir hanya 1 dari 45.000 kesempatan asteroid yang akan bertubrukan dengan bumi. Tetapi European Space Agency (ESA) mengatakan pernyataan anak kecil ini benar.

Dalam perkiraannya, siswa ini mempertimbangan risiko berputarnya Apophis pada satu atau lebih dari 40.000 satelit orbit bumi hingga berakhir pada 13 April 2029.

Satelit-satelit itu berjalan di 3,07 kilometer per detiknya hingga 35.880 kilometer di atas bumi, dan asteroid Apophis melintasi orbit bumi dengan jarak 32.500 kilometer.

Jika asteroid menabrak satelit pada 2029, ini akan mengubah jalannya yang membuat asteroid menghantam bumi di atas orbit berikutnya pada 2036.

NASA dan Marquardt setuju jika asteroid menabrak bumi, akan menciptakan bola besi dan iridium dengan lebar 320 meter dan berat 200 miliar ton yang akan menabrak Samudera Atlantik. Guncangannya dapat menimbulkan gelombang tsunami yang besar dan menghancurkan. Selain itu muncul awan kelabu yang tebal dan membuat langit menjadi gelap.

dheyea wrote on Apr 24
wah...
kuharap anak ku nti bisa jadi pinter kayak ni anak ya??
amiiiiiiiiiiiiin..
triemesmerize wrote on Apr 24
seremmmm..2029...hihhhh...
ken150376 wrote on Apr 25
2029....21 TAUN LAGI...wah gue msh jd om om tuh...hihihi
ekohm wrote on Jun 16
ya ya ya,....semoga..
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help